Eksistensi Proses Kreatif Berawal Dari Penjara
Ya. Pada dasarnya manusia adalah makhluk yang tidak pernah berhenti mencari. Berakal, mampu berfikir, berkreasi. Sanggup mengolah bahan mentah menjadi bahan baru sesuai yang dibutuhkan. Berbeda dengan binatang, yang dari nenek moyangnya ya segitu gitu saja.
Proses berfikir timbul dari cetusan terhadap ketidakpuasan akan sesuatu. Tergantung seberapa mampu seseorang mengolah otak, akal, daya tanggap dan daya analis. Sarana yang sudah ada pada dirinya sendiri, pasti akan di-explore seberapa kesanggupan dia.
Proses kreatif bermula dari penjara, bukan berarti hanya ditujukan kepada orang-orang cerdas. Mereka yang memiliki daya nalar yang rendah, katakanlah ideot, orgil, akan memberi tanggapan baik berupa jeritan, gumaman dsbnya. Kreatifitas atas daya rangsang dari luar akan memicu sel-sel otak untuk memberikan tanggapan balik. Hasilnya tentu bergantung pada kemampuan internal masing-masing.
Proses kreatif bermula dari penjara. Karena itulah maka terjadi perubahan peradaban (berubah maju maupun mundur). Ketidakpuasan atas fasilitas yang dimiliki merupakan penjara. Jadi penjarakan dirimu untuk terus secara konsisten melatih daya nalar, daya pikir, merangsang otak serta reflek.
(Nulis apa seh…………………. capuek dech)
Kaitkata: Add new tag, COrat Coret
Mei 5, 2008 pukul 3:20 pm |
Pada awalnya adalah bingung. Selanjutnya………..
Mei 6, 2008 pukul 10:54 am |
Selamat sore Mas Muchson.
Saya Sugar dari Surabaya, pingin tahu gimana sih caranya utk jadi member formula bisnis ini?
Dan berapa biaya pendaftaran yg harus saya keluarkan?
Kalo seumpama saya jadi downline Mas Muchson, apa anda mau mengajarkan semuanya sampai saya bisa mandiri?
Saya tunggu balasan dari anda, dan terimakasih sebelumnya.
sugarspeedy2006@yahoo.co.id
Mei 6, 2008 pukul 11:04 pm |
Bingung……kasih ide proses kreatif yg tidak dr penjara dong